ARTIKEL UPDATE




Kunjungan Hari Ini : 17 / Online : 1
Total Pengunjung : 50561



Tips Berjalan Saat Kondisi Banjir Promo Toyota Palembang


Tentunya dapat menjadi pengalaman yang menyebalkan jika suatu saat mobil terjebak banjir dan tiba–tiba mogok.

Oleh karena itu, pada saat melintasi genangan air yang cukup tinggi, diperlukan waspada lebih dan menerapkan gaya mengemudi yang jitu dan ekstra hati–hati.

Saat melintasi banjir, sebaiknya AC tidak dinyalakan untuk mengurangi beban kinerja mesin dan mencegah terjadinya korsleting pada sistem kelistrikan mobil.

Namun, setelah melewati genangan air yang tinggi, AC dapat dinyalakan kembali. Apabila saat menyalakannya kembali terdengar suara decit dari V-belt yang terciprat air, jangan khawatir. Karena dalam hitungan detik suara tersebut akan hilang.


Untuk mencegah agar mesin tidak mati, pada transmisi manual tahan setengah kopling dan besarkan gas mobil hingga 2.500 rpm.

Aksi tersebut dapat meminimalkan air yang masuk ke dalam mesin melalui knalpot atau lubang filter udara. Sedangkan bagi yang menggunakan transmisi otomatis, kemudikan mobil pada gigi terendah pada "1" atau "L"– untuk menstabilkan putaran mesin. 

Sebaiknya pada saat melintasi banjir posisikan mobil sedikit ke tengah jalan, karena genangan air di bagian tersebut biasanya adalah yang paling rendah. Mengingat di sebelah kiri dan kanan jalan biasanya terdapat saluran air di mana genangannya cukup tinggi.

Namun, jika tinggi air sudah hampir setengah dari mobil, langsung hindari jalan tersebut untuk menghindari terjadinya mogok atau kerusakan fatal pada kendaraan.


Jika mobil sudah melintasi genangan air, permukaan piringan dan kanvas rem menjadi basah sehingga dapat mengurangi jarak pengereman pada mobil.

Untuk mengeringkan permukaan di sekitar rem dan mengembalikan kinerja rem, lakukan pengereman sekitar dua hingga tiga kali secara halus. Demi keamanan, hal ini perlu Anda lakukan untuk memastikan bahwa rem mobil tetap berfungsi dengan baik. 

Jika air masuk ke dalam mobil pada saat melintasi banjir, ini tentunya harus dikeringkan segera agar tidak menimbulkan bau apek, selain juga untuk mencegah kerusakan pada beberapa komponen di mobil. 

Sebaiknya setelah melewati genangan air, semprotkan hingga bersih bagian bawah mobil untuk mencegah terjadinya karat. Air hujan cenderung memiliki tingkat oksidasi yang tinggi dan dapat merusak.



GALERI FOTO


Tidak ada foto.